Perbedaan antara Hiking, Trekking dan Mountaineering - Sweeper Backpacker -->

Tuesday, July 14, 2020

Perbedaan antara Hiking, Trekking dan Mountaineering

Hiking Trekking dan Mountaneering
Hiking, Trekking dan Mountaineering sering dipandang sebagai sinonim satu sama lain, terutama Hiking dan Trekking. Namun, ternyata itu salah, karena mereka semua kegiatan yang berbeda dengan tujuan yang berbeda juga.

Meskipun ketiganya melibatkan kegiatan fisik di luar ruangan, yang melibatkan menjelajahi alam sambil berjalan kaki; ada beberapa perbedaan utama. jadi saya mencoba menjelaskan dengan simple dan semoga saja mudah di pahami.

Di penelurusan Google sendiri sebenarnya banyak sekali artikel yang menjelaskan hal tersebut, tetapi setiap penulis biasanya memiliki versi berbeda dalam penulisan, Akan tetapi dari rata-rata memiliki tujuan dan makna yang sama walaupun sering kali tetap saja ada pro dan kontra dalam pendapat.

Berikut adalah Perbedaan antara Hiking, Trekking dan Mountaineering :

1. HIKING


Pengertian Hiking

Hiking adalah kegiatan jalan-jalan untuk menikmati suasana alami. Hiking pada dasarnya berjalan di sepanjang jalan setapak seperti lereng gunung, Tetapi bisa juga di jalur hutan atau bahkan di perkotaan. Pada dasarnya akan berlalu satu hari dan tidak melibatkan menginap. Biasanya terjadi di jalur yang sudah tertata/sudah ada dan sudah terpasang tanda-tanda jalan.

Hiking juga pengalaman di mana kita melakukan perjalanan, baik panjang atau pendek, di mana kita mengikuti jalur buatan manusia, untuk menikmati alam liar dan membenamkan diri dengan alam. Ini bisa berupa beberapa tingkat kesulitan, dari jalan setapak yang pendek dan rata hingga jalan yang kasar dan menantang yang melibatkan pendakian yang curam dan menurun.

Poin utama dari hiking adalah merasakan alam saat berjalan kaki, itulah sebabnya lonjakan terjadi di lingkungan alami, seperti hutan.

2. TREKKING


Pengertian Trekking

Trekking adalah upaya petualangan di mana berjalan jauh untuk kesenangan, biasanya melalui area alami seperti bukit, gunung, atau hutan. Tingkat kesulitan juga sangat bervariasi pada perjalanan yang Anda rencanakan. trekking juga biasanya memerlukan alat perjalanan dan fasilitas akomodasi seperti tenda dan kantong tidur. Sebuah perjalanan jauh lebih melelahkan karena lokasinya yang terjal dan jangka waktu yang lama, Itulah sebabnya trekking bukan hanya aktivitas satu hari.

Biasanya, trekking dimulai di satu tempat dan berakhir di tempat yang berbeda. Trekking dapat mencakup lingkungan yang berbeda dan tidak harus terikat pada lingkungan alami. trekking pada jarak jauh dilalui dengan berjalan kaki. Trekking melibatkan perjalanan panjang dalam berbagai keadaan dan lingkungan.

3. MOUNTAINEERING


Pengertian Mountaineering

Mountaineering berbeda dari keduanya karena melibatkan dan membutuhkan banyak keahlian teknis. Mountaineering tidak hanya berjalan di sepanjang jalan tetapi juga melibatkan, melintasi celah, memanjat dinding es, memanjat lereng curam, bertali bersama dan prestasi serupa. Dibutuhkan pengaturan peralatan lengkap dan kemudian berusaha menembus gunung/hutan dalam serangkaian muatan yang dibawa ke kamp yang lebih tinggi.

Mountaineering adalah aktivitas mendaki gunung dalam keadaan yang menantang dengan tujuan mengatasi semua bahaya pada rute dengan aman dan akhirnya mencapai puncak gunung tertentu. Istilah ini akan lebih tepat digunakan untuk memanjat di lingkungan berbahaya, di mana kondisi medan dan cuaca mencegah tantangan.

Mountaineering biasanya di lakukan dengan keahlian khusus dan peralatan khusus yang memadai seperti tali, ice axe, dan lain-lain. Para Mountaineering juga harus siap seratus persen dengan ketrampilan yang dimiliki dan yang pastinya sudah melakukan rencana matang dan pelatihan-pelatihan sebelumnya di bidang-bidang tertentu.

Mountaneering mempunyai 3 tahapan, yaitu : 

1.Hill Walking. Merupakan perjalanan pendakian bukit-bukit yang landai, tidak mempergunakan peralatan dan teknis pendakian
2.Scrambling. Merupakan pendakian pada tebing batu yang tidak terlalu terjal. tangan hanya digunakan sebagai keseimbangan
3.Climbing. Merupakan pendakian yang membutuhkan penguasaan teknik pendakian. bentuk climbing adalah :
-Rock climbing, yaitu pendakian pada tebing batu
-Snow ice climbing, yaitu merupakan pendakian pada es dan salju

Itu adalah tingkatan perbedaan antara Hiking, Trekker dan Mounteneering, dalam studi survey biasanya akan memunculkan perdebatan dari setiap pendapat. Tetapi semua memiliki point yang tidak jauh berbeda.

Sebenarnya masih banyak sekali penjelasan lebih lanjut tentang 3 hal diatas, tetapi saya rasa cukup dan semoga yang saya jelaskan di atas mampu menjawab pertanyaan-pentanyaan dan menambah wawasan pengetahuan.

Saran :

Trekking vs hiking vs mountaineering: Aktivitas luar ruangan apa yang paling cocok untuk kalian?
Haruskah kalian pergi hiking, trekking, atau melakukan perjalanan Mountaineering?
Namun, jika kalian merasa ingin menantang diri sendiri, dan menjelajahi batas kalian, Mountaineering adalah sesuatu yang harus kalian perhatikan. kalian jangan menganggap ini enteng.

Jika kalian seorang Trekker pemula atau Hiking/pejalan kaki, kalian akan membutuhkan pelatihan tambahan, mendapatkan keahlian teknis dan berada dalam kondisi fisik yang baik.

Untuk Mountaineering, kalian harus mendapatkan panduan, dan / atau tim yang berpengalaman jika ini akan menjadi pertama kalinya kalian berpartisipasi dalam kegiatan semacam itu.

Jika kalian sudah menjadi Mountaineering yang berpengalaman, saya tidak bisa memberikan saran tambahan.

Semoga Bermanfaat untuk pengetahuan dan jangan lupa share untuk pengetahuan ya !

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda