Senin, 15 Juli 2024
Senin, 08 Juli 2024
Mengenal Aklimatisasi dalam Pendakian Gunung, Tips serta cara Pencegahan Mountain Sickness !!! WAJIB TAU

Selasa, 13 September 2022
Selasa, 24 Mei 2022
Senin, 22 Februari 2021
9 Tips Lengkap Memilih Sleeping Bag (SB) yang cocok untuk Mendaki Gunung
Dalam pendakian gunung membawa Sleeping Bag (SB) adalah hal yang sangat wajib, jika anda tidur di area bersuhu dingin tanpa bantuan Sleeping bag akan membuat anda tidak akan tenang, pasalnya anda akan kedinginan sepanjang malam.
Sleeping Bag atau kantung tidur adalah alat yang biasa dipakai para pendaki untuk menahan panas tubuh dan melindungi tubuh dari suhu dingin saat tidur, fungsinya seperti selimut, tetapi lebih rapat dan bersifat membungkus ketika digunakan.
Cara memilih sleeping bag tidak jauh berbeda dengan anda ketika memilih jaket gunung, tatapi tetap banyak hal-hal yang harus diperhatikan mulai dari ukuran, bahan, dan juga kemampuan isolasi yang memenuhi kebutuhan untuk menahan dingin.
Berikut adalah tips memilih sleeping bag :
1. Ukuran
Sebenarnya rata-rata sleeping bag memiliki ukuran all size, tetapi banyak juga sleeping bag yang di buat sedikit berbeda.
Pastikan sebelum membeli untuk check ulang ukuran sleeping bag dengan besar dan tinggi badan anda, ukuran standart pada sb berkisar 1,8 meter.
- Pilihlah sleeping bag yang lebih panjang dari tinggi anda, baiknya dilebihkan 20-30cm
- Jika anda memiliki tinggi diatas 1,8m, pilihlah sb dengan rentan yang lebih besar, karna alsize akan membuat anda tidak nyaman.
- Pastikan sleeping bag ketika dipakai tidur kaki anda tidak harus menekuk sepanjang malam atau sleeping bag tidak sampai menutupi kepala anda.
- Tidak direkomendasi memilih sleeping bag yang memiliki ukuran packing terlalu besar, karna akan memakan tempat di dalam tas.
2. Bahan
Perusahaan-perusahaan outdoor memiliki sleeping bag dengan kualitas yang berbeda-beda, namun kualitas sleeping bag sangat bergantung pada bahan yang digunakan, Sebab bahan yang berkualitas mempunyai isolasi yang lebih baik.
Berikut beberapa jenis bahan sleeping bag :
Bulu Angsa
Bahan dasar bulu angsa ini menjadi favorite para pendaki karna memang terbukti memiliki isolasi yang sangat baik ketika berada pada suhu dingin, harga sleeping bag berbahan bulu angsa sangat bervariasi, tetapi untuk yang memiliki tingkat kualitas tinggi harganya akan sangat mahal.
Dacron
Bahan dasar dacron memiliki tingkatan pada ketebalan dacron di dalam sleeping bag itu sendiri, lebih banyak lebih baik, tetapi semakin banyak dacron semakin memakan ukuran packing.
Polar
Polar juga cukup popular dalam hal sleeping bag, tetapi rasanya bahan polar lebih baik di campur oleh dacron/bulu angsa sebagai lapisan dasar sleeping bag, karna jika hanya hanya polar yang berlapis polyester tidak akan memberikan isolasi yang cukup baik.
- Bahan bulu angsa baiknya yang memiliki lapisan luar sintetis dan lapisan dasar berupa thermal untuk menahan panas.
- Sleeping bag dari bulu angsa yang memiliki kualitas biasanya dapat menahan dingin dalam keadaan suhu extrim.
- Sleeping bag dengan bahan dacron sangat benyak memiliki campuran bahan mulai dari polar, polyester, thermal sampai nylon sintetis.
- Semakin tebal dacron pada sleeping bag semakin baik juga kehangatan yang diperoleh, tetapi akan semakin memakan tempat juga pada besar packing.
- Polar yang hanya berlapis polyester tidak memberikan isolasi yang cukup baik, baiknya memilih polar yang memiliki campuran lainnya.
- Sleeping bag berbahan polar biasanya memiliki ukuran packing yang lebih kecil dan ringan.
- Untuk iklim indonesia biasanya para pendaki memilih sleeping bag berbahan polar yang dicampur dacron, selain harga yang cukup terjangkau campuran bahan ini juga cukup menghangatkan pada suhu dingin.
3. Memiliki Penutup Kepala
Walaupun rata-rata sleeping bag modern sudah dilengkapi dengan penutup kepala, Tidak ada salah nya jika anda check kembali. pastikan dibagian atas terdapat kupluk/hoody untuk memberikan kehangatan di bagian kepala dan mencegah panas keluar dari kepala saat tidur.
4. Bentuk Sleeping Bag
![]() |
| Sumber : Phinemo.com |
Sleeping bag mempunyai beberapa bentuk, antara lain Mummy, Tappered dan Rectangle
Mummy : Layaknya mummy pada umumnya, sleeping bab ini berbentuk seperti kerucut mengikuti bentuk tubuh dari kepala hingga kaki.
Tappered : Tappered memiliki dimensi lebar yang sama dari kepala hingga kaki, memiliki pola persegi panjang.
Rectangle : Retangle lebih terkesan seperti selimut kotak persegi, namun memiliki resleting dan penutup seperti sleeping bag pada umumnya.
- Bentuk Mummy dan Tappered lebih ideal di gunakan dalam pendakian gunung.
- Rectangle lebih cocok untuk bersantai, bisa saat tidur di luar ruangan, tetapi tidak dalam pendakian.
- Periksa tag pada sleeping bag ketika membeli, tag biasanya berisi gambar ketika sleeping bag sudah di buka 100%
5. Water Resistant, Water Repplent dan Waterproof
Tiga hal di atas adalah ketahanan bahan jika terkena air, periksalah kembali kebutuhan anda, lingkungan seperti apa dan sleeping bag jenis mana yang dibutuhkan, namun bahan-bahan yang memiliki ketahanan air biasanya memiliki harga yang cukup tinggi, bahkan sangat tinggi.
Di iklim indonesia sendiri biasanya tanpa 3 hal diatas sleeping bag sudah cukup baik, hanya saja jika diperlukan hal ini sangat bermanfaat untuk lebih safety.
Resistant : Resistent memiliki daya menahan air yang paling rendah, resistent hanya menahan air seperti percikan dan gerimis.
Repplent : Repplent pada tahapan ke kedua memiliki daya yang cukup baik dalam menahan air, tetapi tidak dengan curah besar.
Waterproof : Waterproof sudah pasti anti air, jika anda memilih waterproof rasanya tidur di bawah langit dengan sleeping bag tidak akan masalah.
- Lapisan Resistant,Repplent dan Waterproof biasanya hanya terdapat di bahan bagian dasar luar sleeping bag.
- Ini sangat berfungsi ketika sleeping bag anda tanpa sadar terkena bocoran hujan atau tersiram air.
- Harga tingkatan diatas memiliki rentan berbeda-beda, Waterproof jelas memiliki harga lebih tinggi.
- Waterproof dapat digunakan di pegunungan es, fungsi utamanya menahan kelembapan dan percikan es/salju
6. Resleting
Pastikan Sleeping bag anda memiliki resleting dari ujung kaki hingga ke bagian leher, pilihlah resleting yang baik dan memiliki ketahanan yang lama. hal ini akan memudahkan anda ketika memakai sleeping bag dan ketika mencuci agar lebih cepat kering.
7. Ventilasi Wajah
Sleeping bag modern sudah pasti memiliki ventilasi pada kepala untuk wajah agar dapat tetap mendapat oksigen cukup ketika tidur, namun pada beberapa kasus sleeping bag tidak memiliki kenyamanan ventilasi saat tidur, entah terlalu rapat atau terlalu renggang.
- Pastikan pemilihan yang tepat pada ventilasi lubang wajah, serta fitur-fitur tambahan lainnya.
- Ventilasi yang terlalu besar akan mengakibatkan panas tubuh lebih cepat hilang.
- Terlalu rapat memang akan memberikan kehangatan lebih cepat, tetapi mungkin tubuh akan lebih sulit mengatur panas tubuh yang keluar.
- Baiknya ventilasi di sesuaikan kenyamanan anda saat tidur.
8. Ukuran Packing
Sleeping bag yang memiliki kehangatan tinggi biasanya memiliki ukuran yang lebih besar tetapi ini tidak mutlak, walaupun tetap ringan, namun hal ini sedikit akan memakan tempat di dalam tas anda.
- Sesuaikan packing pada sleeping bag sesuai kebutuhan anda dan isi tas anda.
- Packing ideal sleeping bag berkisar 25-35cm
- terlalu besar akan menyempitkan isi tas anda
- Packing sleeping bag bisa dijadikan bantal saat bersantai
9. Sarung Sleeping Bag
Yang terakhir adalah sarung penutup/bungkus untuk sleeping bag, ini menjadi hal penting, menjadi lapisan paling luar yang menutup sleeping bag ketika tidak dipakai dan memangkas sleeping bag agar lebih kecil.
Pastikan sarung sleeping bag anda memiliki tingkatan tahan air, hal ini bertujuan agar ketika tas mengalami kebocoran ketika hujan atau menyebrang sunyai tidak akan berdampak pada isi bahan di dalam sleeping bag.
- Bahan sarung bisa berupa sintetis, polyester, ultralight, goretex atau yang lainnya.
- Jika sarung sleeping bag tidak memiliki ketahanan air, gunakan pembungkus seperti kantong plastik untuk berjaga-jaga agar sleeping bag tidak mengalami kebocoran.
Itulah beberapa cara mengetahui dan memilih Sleeping bag yang baik, pilihlah sleeping bag yang sesuai kebutuhan anda, lingkungan anda dan tempat apa yang akan anda tuju serta seberapa penting nya anda bergantung pada sleeping bag.
Baca Juga :
Mengetahui Gejala dan Penanganan Hipotermia
Kebutuhan menahan dingin serta kenyamanan tidur terletak pada batasan diri anda, banyak faktor-faktor penyebab hipotermia, namun banyak pula cara mencegah hipotermia, termasuk memilih sleeping bag yang sesuai kemampuan tubuh anda menjaga agar tetap hangat ketika tidur.
Sekian informasi ini, Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih.
Kamis, 11 Februari 2021
16 Cara Mengurangi Rasa Dingin Ketika Mendaki Gunung, Terbaru dan Spesifik
Seperti yang mimin bilang pada Postingan sebelumnya, Suhu dingin di pegunungan itu adalah hal yang sangat wajar sebab tekanan udara yang semakin menurun menjadikan suhu yang menurun juga.
Tapi pernah gaksih sobat punya temen yang rewel banget di jalan, eh eh pas udah kedinginan dia diem aja?hahaha biasanya hal ini banyak kejadian saat sobat mendaki gunung ya.
Yang tadinya mau heppy-heppy nikmati suasana malah sibuk sendiri nyari cara biar ga dingin, alhasil kita hanya diem aja di dalam tenda.
Nah berhubung kemarin mimin nulis 11 Cara Adaptasi Cuaca Dingin sebelum Mendaki Gunung di rumah. Kali ini mimin bakal bikin tips, bagaimana sih cara ngurangin rasa dingin ketika sobat sedang mendaki gunung?
Berikut Tips nya : Kita mulai dari mendasar....
Melatih Fikiran :
1. Rasakan Suhu Dingin yang Sebenarnya
Daripada sobat memikirkan seberapa dingin suhu yang lagi di rasakan di gunung, lebih baik sobat keluar tenda dan coba rasakan suhu yang sebenarnya, buat ini menjadi lebih mudah ya sobat, coba resapi dan nikmati dingin nya.
Kamis, 04 Februari 2021
Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Hipotermia ketika Mendaki Gunung, dari kondisi Ringan hingga Parah
Dalam sebuah keadaan tertentu Hipotermia menjadi hal yang paling membahayakan, lambat-nya koordinasi dan efek gejala yang tidak diketahui seketika dapat menjadi ancaman paling serius.
Hipotermia bisa terjadi dimana saja dan menyerang siapa saja. oleh sebab itu sesuatu hal yang wajib untuk memiliki pengetahuan tentang Hipotermia. terlebih para pendaki gunung.
Nah kali ini mimin mau coba share tentang Hipotermia beserta Gejala dan Penanganan nya ya... Cuss
Berikut Artikel nya :
Sebelumnya sobat wajib tau apa sih Hipotermia itu?
Singkatnya, Hipotermia adalah ketika suhu tubuh inti turun dibawah 35`C
Penyebabnya dan Faktor utama :
Hipotermia bisa dipengarungi oleh beberapa faktor, Tapi secara umum Hipotermia terjadi saat tubuh kehilangan panas tubuh melebihi pembentukan panas tubuh itu sendiri.
Faktor utama biasanya terjadi akibat paparan Cuaca, Angin dan Hujan, sebab hal itu dapat menurunkan suhu tubuh lebih cepat karena bersifat dingin, ini berarti Hipotermia dapat terjadi pada cuaca cerah sekalipun ya sobat.
Kesimpulan nya adalah semakin dingin udara dan suhu di suatu tempat semakin tinggi pula resiko terserang Hipotermia, Pakaian dan Peralatan safety menjadi hal yang wajib ketika berada di lingkungan ber-suhu dingin, terlebih pada pemilihan Jaket dan Celana.
Sebab Jaket waterproof(sintetis/thermal) akan memerangkap suhu panas tubuh keluar dan memotong angin dingin, Celana lapis waterproof juga akan memberikan isolasi yang lebih baik. lalu tubuh juga bisa kehilangan 70% panas melalui kepala, jangan lupa kenakan topi atau hoody pada jaket ya.
Dehidrasi dan kekurangan makanan, tubuh manusia membutuhkan makanan dan minuman untuk metabolisme yang baik, Sedikit gejala, Orang yang sakit biasanya memiliki cadangan makanan & minuman lebih rendah, Sehingga lebih mungkin untuk kedinginan lebih cepat karna tubuhnya kurang mampu menghasilkan panas.
Jenis Hipotermia :
Dalam sebuah buku, Hipotermia dibedakan menjadi beberapa jenis, di pegunungan tipe utama nya adalah SubAcute atau "Exposure Hypothermia", Tipe nya biasanya terjadi beberapa jam setelah terpapar suhu sedang, Gejalanya kelelahan dan kemudian merasa dingin lebih cepat karna cadangan energi tubuh habis dan tidak bisa lagi menggigil untuk menghangatkan diri.
Jenis lain yang terjadi di pegunungan adalah Hypotermia Hyperacute atau "Immersion" tetapi biasanya ini terjadi karna seseorang tenggelam di air dingin atau salju, Hawa dingin nya akan mengalahkan panas, Meski jarang terjadi di pegunungan tetapi itu bisa terjadi jika seseorang jatuh ke sungai.
Indikasi Hipotermia :
Sampe saat ini indikasi Hipotermia itu masih jadi perdebatan ya sobat, tergantung penyampaian dan pendapat setiap orang, tapi kali ini mimin mau coba buat menjadi 3 penjelasan, Hypotermia Ringan, Hypotermia Sedang dan Hypotermia Parah.
Hipotermia Ringan :
Di tahap ini tubuh masih memiliki energi untuk menghasilkan panas, sebab itu biasanya gigi akan menggigil untuk melawan dingin. Gigi menggigil itu suatu hal yang wajar ya sobat. Menggigil adalah cara tubuh untuk menghangatkan tubuh kembali, Tetapi pada tahap ini usahakan minta korban untuk berhenti menggigil.
Pada kondisi ini masih tergolong simple diobati dengan mudah, Tetapi jangan di sepelekan, ditakutkan jika dibiarkan terlalu lama akan semakin parah.
Gejala Ringan :
- Gemetaran
- Kulit Dingin dan Pucat
- Pucat dan Kebiruan pada bibir
- Nyeri tangan dan kaki
- Nafas Cepat
- Lesu
Pengobatan Ringan :
- Berhenti
- Cari tempat berlindung
- Pakai Pakaian tambahan, termasuk jaket, topi dan celana panjang
- Makan Makanan & Minuman panas berenergi untuk memproduksi panas tubuh (Roti gandum, Kentang, Susu Coklat, Madu dan lain-lain)
Hipotermia Sedang :
Jika menggigil tidak bisa berhenti atau semakin parah, Hipotermia bisa masuk pada tahap Hipotermia sedang, kondisi ini kemungkinan sumber energi korban sudah habis dan tidak dapat menghasilkan panas lagi, Pada saat ini mungkin otak terpengaruh dan korban akan bertindak diluar karakter dari biasanya, kehilangan koordinasi, Tersandung, jatuh, mudah tersinggung dan menggerutu
Diselingi dengan Kebingunan dan kadang-kadang fikiran dibawah ilusi bahwa korban sudah hangat. Jika seperti itu, Coba mulai berikan pakaian hangat berlapis, jika korban masih sadar segerakan mencari tempat isolasi yang baik, korban akan nampak baik-baik saja dengan pakaian hangat, Tetapi jika tetap diarea suhu tersebut, jantung berada dalam bahaya fibrilasi dan korban dapat kehilangan kesadaran seketika.
Gejala Sedang :
- Menggigil tidak terkendali dan parah
- Kulit pucat dan dingin
- Bibir Biru
- Ucapan Cadel
- Tidak nyambung diajak bicara
- Tersandung
- Kebingungan
- Meraba-raba tugas yang mudah, Contoh : Mengangkat ransel, Dll
Pengobatan Sedang :
- Lakukan tahapan pada Hipotermia Ringan
- Perhatikan dengan jelas
- Jika korban berhenti menggigil,Sobat periksa lagi apakah korban benar-benar sudah membaik?apakah korban terlihat lebih hangat, apakah korban lebih hangat saat disentuh? apakah kulit korban sudah tidak pucat? apakah korban kembali ke karakter biasanya? (Karena korban juga berhenti menggigil di Hypotermia Parah)
Hipotermia Parah :
Pada Hipotermia Parah suhu tubuh turun dibawah 32`C, ini sangat serius ya sob. Penanganan-nya pun harus benar-benar bijak, Saat ini jantung korban dalam bahaya serius Ventricular Fibrillation, ini adalah dimana irama jantung korban tidak terkendali, otot-otot jantung berkontraksi secara tidak terkoordinasi diluar ritme.
Ini sangat mengancam nyawa ketika korban digerakan secara kasar, akan terjadi kejutan darah dingin yang mengalir ke jantung korban.
Korban pada tahap Parah itu memiliki otak dingin, sehingga fungsi biasanya bakal hilang, cukup sulit mendeteksi keadaan korban karna otot menjadi lebih kaku dan denyut nadi mungkin tidak ditemukan. Lama kelamaan tubuh korban akan terlihat tidak aktif, dan pernafasan nya mungkin bisa sangat dangkal dan lambat.
Lalu mata korban mungkin tidak bereakti terhadap cahaya ya sob, Tetapi jangan mendiagnosis kematian karna kurang bernafas ya, Karna reaksi denyut nadi dan pupil pada korban Hipotermia itu berat.
Gejala Parah :
- Menggigil berhenti
- Kulit dingin dan Pucat
- Pupil mata membesar dan tidak bereaksi terhadap cahaya
- Tidak sadar dan tidak responsif
- Kekakuan otot
- Nafas dan Denyut nasi mungkin tidak terdeteksi
Pengobatan Parah :
- Bergeraklah sesedikit mungkin dan selembut mungkin sob
- Mengisolasi korban dari Tanah dan Udara dengan lapisan sebanyak mungkin(lakukan selembut mungkin, jangan membuat korban tersentak)
- Jangan pernah mencoba memberi makan korban yang tidak responsif
- Berikan isolasi hangat sebaik mungkin(di Dalam tenda atau apapun yang menangkal angin dan mencegah suhu dingin)
- Jangan lakukan CPR
- Lakukan skin to skin(tidak terlalu efektif saat berada diarea suhu yang dingin)
- Lindungi jalan nafas seaman mungkin
- Biarkan hingga kesadaran kondisi membaik
- Buat suhu sekitar sehangat mungkin
- Cari bantuan yang lebih mengerti
Pencegahan :
- Gunakan Peralatan lengkap dan se safety mungkin(Jaket waterproof, celana hangat, topi, sarung tangan, sepatu dan lain-lain)
- Jangan gunakan celana Jeans karna akan menyerap dingin dan menyulitkan untuk bergerak
- Hindari melakukan pendakian pada malam hari, karna suhu pegunungan akan rendah sekali waktu malam hari
- Bawa persediaan makanan yang cukup, termasuk makanan & minuman berenergi
- Usahakan perut selalu terisi, agar tubuh dapat menghasilkan panas melawan dingin
- Hentikan pendakian saat suhu tubuh menurun
- Lakukan Pendakian dengan seseorang yang sudah berpengalaman
NB : Pada sebuah studi mengatakan korban yang terserang Hipotermia tidak lah "Dingin dan Mati" melainkan "Hangat dan Mati"
Baca Juga :
Nah itu lah cara penanganan pada kondisi Hipotermia ya sobat, sebaiknya sebelum melakukan mendakian sobat sudah mempersiapkan semuanya sebaik mungkin ya...
Keep Safety, Jaga kebersihan dan bawa Turun sampahmuu....
Terimakasih, Semoga bermanfaat, jangan lupa share yaaaa....
Minggu, 31 Januari 2021
10 Tips cara memilih jaket Gunung Sebelum membeli, Wajib tau !
Haloo sobat, bagaimana kabarnya? Semoga selalu baik dan selalu dalam lindungan Tuhan ya...
Kali ini mimin mau coba berbagi tips nih, Bagaimana memilih jaket Outdoor yang cocok untuk keperluan sobat bergelud dalam dunia pendakian, karna diera sekarang jaket termasuk kategori utama ya.
Kenapa? karna jika kita sudah memasuki kawasan Perbukitan atau Pegunungan kita akan berpijak di dataran yang lebih tinggi, biasanya dataran yang lebih tinggi memiliki suhu yang lebih rendah terlebih jika malam hari, Jadi fungsi utama jaket adalah melindungi kita dari suhu extrim, hembusan angin, serta menjaga kehangatan tubuh sobat ya.
Berikut Tips-tips nya :
1. UKURAN
Ini adalah pemilihan dasar jangan sampai ketika kita sudah beli, kita salah dalam ukuran, untuk jaket Gunung baik-nya agak sedikit lebih longgar dari badan kita, jika kita biasa memakai size M, Untuk jaket gunung sobat direkomendasikan untuk membeli dengan size L(jangan kegedean banget, dipake dan di liatnya juga gaenak nnti).
Kenapa? ini untuk menjaga sirkulasi udara panas dari dalam tubuh kita, karna jaket yang terlalu pas akan berantakan mengatur panas tubuh yang keluar, serta kurang nyaman untuk bergerak dan lebih cepat gerah saat siang hari.
2. BAHAN
Di bagian kedua itu liat bahan nya, ada banyak sekali bahan yang di sajikan perusaan-perusaan Outdoor. tetapi rata-rata menggunakan sistem mix, Jadi tidak hanya 1 bahan yang digunakan, Bisa 2 atau 3 lapis dalam 1 jaket. Berikut rekomendasi bahan yang di gunakan :
-Polar
![]() |
| Bahan Polar |
![]() |
| Jaket Gunung Berbahan Polar |
-Bulu Angsa
![]() |
| Bulu Angsa |
![]() |
| Jaket Gunung berbahan Bulu Angsa |
Seperti namanya, Jaket ini dominan terbuat dari Bulu Angsa, biasanya jaket gunung dari bulu angsa memiliki 3 lapisan, lapisan dalam berupa thermal yang akan menjaga suhu panas, lapisan tengah di isi oleh bulu angsa agar memberikan kehangatan isolasi yang sangat baik dan lapisan luar yang pasti waterproof seperti Poliamida nylon atau Polyester.
Namun rata-rata jaket berbahan bulu angsa memiliki harga yang cukup tinggi, jaket ini juga biasa di sebut down jaket.
-Dacron
![]() |
| Dacron |
![]() |
| Jaket Gunung berbahan Dacron |
Dacron adalah serat tekstil, bahan ini berupa seperti busa putih, biasanya di gunakan untuk lapisan tengah jaket gunung yang berfungsi untuk memberikan kehangatan ke dalam jaket.
Jaket berbahan Dacron juga biasanya dilapisi bagian luar menggunakan Polyester waterproof. harga berbahan ini tergolong standart, namun beda cerita kalo di mix dengan bahan lain
3. WATERPROOF Dan WINDWATER
Nah untuk point ke tiga juga sangat penting untuk memilih jaket Gunung, Usahakan memilih jaket gunung yang kedap terdahap air, Karna tahan terdahap air sudah pasti tahan terhadap angin, tetapi jika hanya tahan terhadap angin belum tentu tahan terhadap air.
Nah biasanya untuk menahan air menggunakan bahan Fiber sintetis seperti, Nylon, Polyester atau Gore-tex untuk bagian luar jaket.
Ketahanan terhadap air dibagi menjadi 3 yaitu :
- Water-resistant.
Bahan water-resistant merupakan jenis kain dengan kekuatan menolak air paling rendah. Kain ini dapat bertindak sebagai penghalang agar Anda tidak terkena percikan air atau hujan rintik.
- Water-repellent.
Bahan water-repellent yang tentu lebih baik dari water-resistant memiliki sifat hydrophobic. Hydrophobic inilah yang membuat air tidak mudah masuk ke sela kain.
Jaket dengan water-repellent akan melindungi Anda dari hujan. Untuk di wilayah indonesia mungkin water-repellent ini cukup.
-Waterproof.
Waterproof adalah jenis yang pertahanan terhadap airnya paling kuat. Hal ini disebabkan bahan waterproof akan tetap kedap air meski terpapar air yang cukup deras.
Meski begitu, kemampuan tiap jacket untuk tetap kering meski terpapar air cukup beragam. Karena itu, Anda perlu memastikannya terlebih dahulu ketika memilih jaket ya.
4. JAHITAN
Tidak kalah penting dari beberapa point di atas, Jahitan menjadi hal yang cukup krusial sobat, bayangin aja jaket waterproof bulu angsa jaitan nya bocor karna kurang rapi, itu bakal bener2 ngurangin performa jaket bulu angsa, karna ketika bagian dalam nya basah jaket itu kekurangan daya hangat nya.
Atau jaitan bocor ke dalam bahan polar dasar, nanti malah lama kering kan. Jadi usahakan memilih jaket dengan sedikit variasi warna, untuk menghidari jaitan yang terlalu banyak.
5. KUPLUK / HOODY
Kupluk atau Hoody ini termasuk hal penting, karena untuk melindungi kepala dari hembusan angin ataupun melindungi rambut dari hujan, bisa juga untuk menangkal panas langsung dari matahari serta menjadi tambahan penghangat saat tidur loh sobat jancuk mimin, jadi usahakan cari yang ada kupluk nya yaa...
6. PEREKAT PERGELANGAN TANGAN DAN PINGGANG
Terlihat simple sih, tapi ya dibutuhkan juga, perekat ini biasanya berbentuk seperti karet bahan yang ada di ujung tangan jaket.
Fungsinya untuk menahan angin atau air agar tidak masuk kedalam jaket saat cuaca extrim. Cari juga yang ada di bagian bawah jaket ya perekatnya untuk menahan suhu tubuh agar tidak terbuang saat suhu dingin.
7. SAKU / KANTONG
Pilihlah jaket hanya dengan beberapa saku ya, kalo bisa yang hanya 2 atau 3 saku, Biasanya berada di kanan kiri bagian bawah saja untuk menyelipkan tangan saat dingin dan 1 lagi berada di dalam jaket. Karna jika terlalu banyak akan memakan jaitan tambahan, resiko bocor saat hutan semakin tinggi nanti.
8. LOGO
Usahakan memilih logo yang di Sablon ya bukan di Bordir, karna jika di bordir memungkinkan terjadi kebocoran terhadap jaket itu sendiri gan. Oleh sebab itu down jaket biasanya tidak memiliki logo luar melainkan hanya logo di dalam.
9. WARNA
Warna sebenarnya lebih menarik dengan sesuai selera yah, tetapi dalam ilmu survival diwajibkan menggunakan warna yang lebih terang. Kenapa?
karna ketika kita tersesat dan kita memakai jaket berwarna cerah memungkinkan kita lebih mudah terlihat dari tim pencari. Jadi usahakan memilih warna sedikit cerah ya, jangan nyaru sama warna daun atau bebatuan.
10. PERAWATAN
Untuk perawatan jaket-jaket gunung memiliki tingkat sensitif yang berbeda-beda sobat, biasanya jaket gunung tidak dibolehkan untuk diguling pakai mesin cuci otomatis, memakai detergen, memakai pemutih, tidak juga dikucek kasar dan diperas, serta beberapa tidak baik dijemur terkena matahari secara langsung.
Nah cara mencucinya biasanya hanya direndam memakai rinso cair atau sampo dan dibersirkan noda-noda secara halus atau menggunakan sikat gigi bekas. Karna jika tidak seperti itu bakal mengurangi performa jaket itu sendiri, termasuk mengurangi ketahanan pada waterproofnya. selebihnya baca pada keterangan tag jaketnya saja ya.
Selesai...
Barang dengan standart indonesia dan terjangkau biasanya berbahan dalam polar dengan lapisan Gore-tex pada luarnya, tetapi untuk yang tidak terlalu kuat pada suhu dingin bisa menggunakan jaket berbahan Bulu Angsa.
Nah itulah beberapa Tips mengenai cara pemilihan untuk jaket gunung ya sobat. pilihlah yang memang berbahan recomended dan mempunyai ketahanan lama ya.
Kalau ragu dan bingung, Bisa tanya-tanya teman yang lebih berpengalaman atau bisa tanya sama mimin agar diberikan saran sesuai budget ya sobat.
Baca Juga :
Semoga Bermanfaat, Terima Kasih dan jangan lupa share yaa.....😂😂
Selasa, 26 Januari 2021
Pendakian Gunung Gede via Putri terbaru 2021, 7 jam menggapai Puncak 2958 mdpl
Haloooo...Akhir September 2020 adalah terakhir mimin menulis artikel, tapi diawal tahun ini admin mau coba nulis lagi dengan sedikit gaya baru kwkw Nah untuk postingan pertama di 2021 ini admin bakal coba share estimasi, rute dan perjalanan terbaru serta tips tips pendakian Gunung Gede via Putri ya.
Oiya kabar baik untuk para pendaki, karna menurut edaran resmi akun Instagram Gunung Gede Pangerango, Pendakian akan dibuka kembali pada akhir Januari, tepatnya tanggal 31 Januari.
Tetapi mungkin dengan protokol kesehatan yang ketat karena masih dalam pandemi Corona bngst ini kan, karna saat artikel ini mimin buat, Gede Pangerango sedang dalam pemulihan ekosistem/ditutup.
![]() |
| Edaran Resmi TNGGP |
Cuss lanjut ke artikel :
Tentang Gunung Gede :
Gunung ini berada di dua wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, dengan ketinggian 1.000 - 2.958 m. dpl, dan berada pada lintang 106°51' - 107°02' BT dan 64°1' - 65°1 LS.
Suhu rata-rata di puncak gunung Gede 18 °C dan di malam hari suhu puncak berkisar 5 °C, dengan curah hujan rata-rata 3.600 mm/tahun. Gerbang utama menuju gunung ini adalah dari Cibodas dan Cipanas. sumber Wikipedia
![]() |
| Sumber :Doc by : www.gedepangrango.org |
Gunung Gede via Putri
Gunung Putri sendiri adalah nama jalan yang berada di Desa Sukatani, Kec. Pacet, Kab. Cianjur, Jawa Barat, nah inilah yang biasa di sebut jalur Gunung Gede via Putri.
Menurut mimin jalur ini adalah jalur favorite bagi pendaki pencinta Gunung Gede, bukan tanpa alasan, jika wekkend tiba jalur ini menjadi jalur yang paling ramai dilewati para pendaki, sampai-sampai harus mengantri untuk berjalan, yaa mirip-mirip seperti pasar gitu, tapi ini bedanya di hutan. dan jalur ini adalah jalur tercepat menuju Alun-alun Suryakencana ya.
Mulai Pejalanan :Pada akhir 2020 lalu admin kembali mendaki Gunung Gede via putri dengan 5 orang teman admin, berbekal makanan dan alat seadanya admin berangkat dari jakarta menggunakan motor waktu malam hari, karna siang panas cuk.
Perjalanan menggunakan motor menghabiskan waktu kurleb 4 jam dari jakarta hingga sampai di basecamp pada jam 2 pagi.
Rasanya sangat kurang istirahat karna admin harus memulai pendakian pada jam 5 pagi, alhasil admin selalu tidak bisa tidur ketika akan mendaki pagi hati eh hari.
Note : mungkin karena jalur putri yang terus di guyur hujan berhari hari menjadi agak berbeda dari biasanya, jalurnya masih tergolong jelas, tetapi bertambah licin dan ada beberapa pepohonan yang tumbang di jalur.
Sesudah bergadang beberapa jam, sudah saatnya sarapan dan pack ulang untuk melakukan pendakian, tepat di jam 5 mimin memulai perjalanan langsung menuju Pos I. CUSSSSS
Memulai Pendakian :
Balai GPO Gunung Gede via Putri :
Balai ini adalah tempat terakhir pengecekan perijinan untuk melakukan pendakian dan pengarahan mendaki, serta tempat untuk mengurus simaksi dan melakukan cek kesehatan untuk setiap pendaki yang akan melalakukan pendakian.
Balai ini buka nya jam 8 pagi ya, jika ingin mendaki usahakan datang lebih awal saat weekend karna akan mengantri untuk cek kesehatan.
Balai GPO - Legok Leunca pos I :
Target pertama mimin adalah Menuju Pos I Legok Leunca, atau bisa dibilang pos selamat datang. Di jalur ini melewati perkebunan-perkebunan warga maupun ladang pertanian.
Untuk dapat sampai di pos ini mimin memakan waktu 1 jam. jalur masih bervariasi antara tangga batu dan tanah serta vegetasi yang masih cukup terbuka.
Legok Leunca - Buntut Lutung pos II :
Pos selanjutnya ialah pos II yaitu Pos Buntut Luntung. Menurut mimin mulai dari pos ini perjalan bisa dikatakan mulai lumayan berat karena medan yang dilewati lumayan terjal.
Dari pos Legok menuju pos Butut Luntung, memakan waktu 1 jam dengan beberapa kali istirahat dan berjalan santai gan. track sudah mulai didominasi tanah dan akar dan vegetasi semakin tertutup.
Buntut Lutung - Lawang Seketeng pos III :
Selanjutnya mendaki ke pos Lawang Sekateng atau Pos III. perjalanan ditempuh selama 1 jam 30 menit Menuju pos III. sudah sangat jarang jalan datar, jalan akan terus menanjak sampai sampai di pos IV.
Track akan didominasi tanah dan akar serta sesekali batu krikil pemanis perjalanan, vegetasi sudah sangat tertutup oleh pepohonan rimbun.
Lawang Sekateng – Simpang Meleber pos IV :
Menuju pos IV atau Simpang Maleber adalah pos terpanjang yang ada di jalur Gunung Gede via Putri yang mimin rasain, perjalanan Memakan waktu sekitar 2 jam - 3 jam tergantung kecepatan.
Track didominasi tanjakan terjal dan akar-akar yang setia menjadi pijakan uwuww, tetapi vegetasi sudah sangat tertutup ya.
Simpang Meleber – Surya Kencana Pos 5 :
Ini adalah Pos terakhir ketika ingin menuju Suryakencana, perjalanan tidak memakan waktu lama, kurang-lebih hanya 1 jam hingga sampai di Suryakencana Gunung Gede Pangerango.
Jalur tergolong terjal dengan akar-akar pohon sebagai pijakan aman, tetapi vegetasi mulai terbuka, hingga mimin tiba di jalan datar sebelum Suryakencana.
Suryakencana :
![]() |
| Suryakencana |
Menurut mimin, Surya Kencana adalah Sabana atau padang rumput datar yang sangat indah mempesona milik Gunung Gede Pangerango yang sangat luas.
Biasanya tempat ini adalah tempat favorite para pendaki bermalam tetapi tempat inilah juga yang menjadi nilai plus dari Gunung Gede karna selain Indah dan memiliki rumput kecoklatan yang luas, tempat ini juga menjadi ladang bunga Edelweis/Bunga Abadi yang menjadi tambahan daya tarik pendaki yang ingin melihat langsung atau berfoto-foto.
![]() |
| Bunga Edelweis |
Oiya terdapat mata air di arah Timur Suryakencana ini, tetapi jika ingin mengambil air, Ambilah di mata air mengucur yang sudah ada, jangan mengambil di aliran sungai, karna sudah tercemar oleh pendaki-pendaki gob*ok.
Surya Kencana - Puncak Gunung Gede :
Dari Suyakencana menuju Puncak Gunung Gede tidak lah jauh, jalur hanya didominasi tangga batu hingga sampai di Puncak, menuju Puncak hanya memakan waktu 30-50 menit perjalanan saja.
Vegetasi sangat terbuka karna hanya di isi pepohonan kecil ke arah Puncak Gunung Gede.
Puncak Gunung Gede :
Puncak Gede di tandai oleh Tugu batu bertuliskan Puncak Gunung Gede 2958 Mdpl, jika cuaca sedang bagus pemandangan akan sangatlah indah, dari puncak ini terlihat jelas gagah nya Puncak Pangerango, dan lautan awan yang setia melukis langit-langit serta perbukitan yang menjulang di dataran Taman Nasional Gunung Gede Pangerango.
![]() |
| Tugu Puncak Gunung Gede |
Sekian tentang Informasi jalur pendakian Gunung Gede via Putri. Semoga bermanfaat...
Ringkasan Estimasi Pendakian :
Basecamp – Legok Leunca (1 jam)
Legok Leunca – Buntut Lutung ((1 jam)
Buntut Lutung – Lawang Sekateng (1 jam 30 menit)
Lawang Sekateng – Simpang Maleber (2 jam 30 menit)
Simpang Maleber – Alun-alun Surya Kencana Timur (1jam)
Alun-alun Surya Kencana – Puncak Gunung Gede (30 menit)
Total Waktu Pendakian : 7 jam 30 menit.
Untuk perjalanan turun tidak begitu lama melewati jalur putri ini, kurang-lebih hanya setengah dari perjalanan pergi mendaki menuju puncak, jadi tinggal dikurangkan saja.
Akan tetapi untuk perjalanan turun harus tetap dengan kehati-hatian tinggi, karna jalur turun akan lebih licin dan harus lebih bijak dalam memilih pijakan.
TIPS Pendakian Gunung Gede via Putri :
1. Diwajibkan untuk menggunakan Sepatu dengan standar safety, karena jalan cukup didominasi akar sehingga berbahaya jika memakai sendal untuk menghindari resiko tertusuk akar di track.
2. Membawa jaket hangat/jaket gunung jika ada, karna saat malam hari suhu akan berbeda drastis saat sudah memasuki hutan
3. Membawa P3K wajib.
4. Bawa jas hujan untuk berjaga-jaga, terlebih pada musim hujan seperti ini.
5. Minimal melakukan pendakian dengan 3 orang
6. Tempat paling edeal untuk membuka Tenda dan bermalam adalah Alun-Alun Suryakencana.
7. Usahakan membuka tenda di Alun-alun Barat Suryakencana, karna lebih dekat jika ingin melakukan summits puncak.
8. Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan diselimuti pohon atau semak supaya tidak terkena hembusan angin waktu malam hari.
Tentang Jalur Gunung Gede via Putri :
1. GPO(Gede Pangerango Operation) adalah tempat untuk mengurus Simaksi(Surat izin masuk kawasan korservasi) dan untuk mengecek kesehatan setiap pendaki yang datang, serta pengecekan barang-barang bawaan para pendaki dan melakukan panduan ketika akan mendaki.
2. Setiap Pos di jalur via Putri terdapat Shelter berupa hunian untuk berteduh.
3. Track bervariasi, tetapi didominasi tanah dan akar-akar untuk pijakan, sesekali juga terdapat bebatuan.
4. Pos ideal untuk membuka tenda adalah Pos 3 dan Alun-alun Suryakencana.
5. Terdapat mata air di Alun-alun Barat Suryakencana. air yang bersih adalah air yang berada di kucuran kecil, sedangkan air di aliran kali sudah sangat tercemar.
Itulah Estimasi Pendakian serta tips tips Gunung Gede via Putri, Cianjur, Jawa Barat. Perlu diketahui bahwa estimasi waktu mendaki berbeda-beda setiap orang, Estimasi ini diambil dari Pendakian menggunakan ritme tergolong santuy untuk waktu pendakian.
NB: Estimasi waktu pendakian tergantung pada kondisi fisik, kondisi mental, jumlah rombongan, kondisi cuaca, berapa lama berhenti untuk selfie & banyaknya waktu istirahat untuk sebat. keep safety dan bawa turun sampahmu.
TERIMAKASIH, SEMOGA BERMANFAAT.

















































